« Back

:: Indigenous Peoples and Land-use Policy in Indonesia

Writer : Stepanus Djuweng

Buku ini mengungkapkan sejumlah fakta tentang keterpurukan posisi masyarakat adat dalam bingkai pembangunan yang dijalankan rezim Orde Baru. Tanah, hutan dan eksistensi masyarakat adat yang diuraikan dalam buku ini mencoba mengajak kita untuk opsi kepada masyarakat adat. Meskipun sudah teriak dengan referensi Konvensi ILO 169, tetapi yang namanya masyarakat adat tetap saja berapa pada posisi yang dirugikan dalam segala hal. Perubahan nasib masyarakat adat ini pun belum ada tanda-tandanya hingga Pemerintahan Orde Reformasi. Mudah-mudahan ada titik terang dalam era Orde Persatuan Nasional.

Dimension : 10 cm x 17,5 cm ; iv + 44 pages
Publication Date : Desember 1997
Price : Rp. 3.000,-